Stick Fighting #4: Footwork | Hakbang

Footwork ini adalah penyerderhanaan dari ‘spanish circle’ atau biasa disebut ‘la destreza’ pengembangan dari footwork bisa berupa circular ‘O’ dan juga zigzag ‘Z’, pada prinsipnya bila ada satu alur serangan eskrimador akan melakukan gerakan maju (hirada) menyamping diagonal, dg memaksimalkan jangkauan senjata untuk memperoleh keuntungan dengan menjauhi senjata lawan, hal ini serupa dg “shikaku” dalam aikido, bila melakukan gerakan mundur, selalu memakai prinsip menjauhiu senjata lawan untuk memperoleh keuntungan yang maksimal terhadap alur serangan senjata sendiri.

Footwork 12 numbering system

Footwork dasar untuk eksekusi 12 numbering system solo baston right handled.
gerakan #1 – #12 dilakukan tanpa terputus, untuk tangan kiri kebalikan dari gambar diatas, untuk footwork kotak yang putih bisa bertukar posisi kaki…
tapi khusus kotak yang abu2 tidak dimungkinkan karena tinjauan keseimbangan gerak momen inersia dll.

Sebetulnyah klo berbicara masalah senjata atau alat yang kita pakai, dalam gerakan secara natural itu kita bisa merasakan paling nyaman dalam melakukan gerakan itu seperti apa? secara sederhana bisa dipakai footwork ini, ini adalah footwork dasar, bisa dg gerakan hirada atau maju satu langkah dan ritirada mundur satu langkah dulu, bertumpu pada satu kaki yang tetap pada satu point, karena ini baru adaptasyion pada olisi/baston, yaitu bagaimana delivery attack yang betul…

Basic yang sederhana, solo olisi/solo baston RH gerakan #1 n gerakan #2 aldabis (diagonal blow) fencing – arnis – kali – esrima dg senjata sedang (40cm -70) atau senjata panjang (70cm-110cm) prinsip senjata adalah perpanjangan dan hardness pada tangan, otomatis lead pake kaki kanan, atau kaki kanan di depan, beda dg tinju yang lead pake kaki kiri…
karena bila kaki kiri yang didepan panjang senjata yng kita pegang jadi ga maksimal, bila ada serangan masuk mau ga mau yang dipake adalah senjata diadu dg senjata (parrying/menangkis) jadi ini adalah tinjauan secara comforteble atau kenyamanan gerakan, juga secara fungsi “arness de mano” atau “hardness of hand”.

Untuk gerakan #4 #9 #12 itu lebih natural bila kaki kanan dibelakang, blow lebih powerful, #6 #8 #9 #10 bila melakukan dg footwork yang salah memang bisa sajah, tetapi itu akan jadi unbalace pada stance, bisa dicoba dengan lakukan gerakan #6 dg kaki kiri di depan tangan kiri nanti akan mengganggu delivery attacknya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: