Stick Fighting #1: Numbering System 12 Target Area

dalam eskrima, basic sasaran adalah 12 target area yang nantinya menentukan gerakan striking…

disini terbagi menjadi 2 bagian:

forehand strike :
#1 cross (x) ke arah bahu
#3 horisontal (+) kearah pinggang
#5 trust (-) kearah perut
#7 trust melebar (-) kearah dada
#9 cross (x) dari bawah kearah paha
#11 vertikal (+) kearah kepala

backhand srike :
#2 cross (x) ke arah bahu
#4 horisontal (+) kearah pinggang
#6 trust (-) kearah dada
#8 vertikal (+) kearah kepala
#10 cross (x) dari bawah kearah paha
#12 vertikal (+) kearah groin

ini juga disebut ‘doce pares’ (doce pares juga merupakan satu aliran eskrima tersendiri) hampir semua gerakan2 kombinasi, dasarnyah adalah dari 12 target area ini, ….
perlu diketahui setiap aliran mempunyai numbering yng berbeda, but pada dasarnyah yang di bahas adalah sama…

numbering system ini adalah melakukan gerakan secara berurutan dari #1 sampai #12, gerakan #1 adalah forehand (x) ke bahu kiri lawan, dg meneruskan stick otomatis stick akan berada pada posisi kiri badan, lanjutannyah adalah #2 yaitu backhand ke bahu kanan lawan kemudian diteruskan #3 ke arah pinggang dst…
numbering system ini dirancang untuk kontinuitas gerakan…

variasi gerakan2 dari 12 numbering system ini salah satunyah adalah
redonda, ini berarti circle atau putaran, ini sudah agak rumit karena memakai gerakan lebih dari dobleto n triplet, redonda dalam aplikasi bisa sampai 10 gerakan…

yng paling sederhana atau abecedarionya yaitu gerakan dasar…

variasi abecedario I
gerak #1 n #4
#1 adalah parrying (menangkis) dg back movemet 1 langkah
#4 adalah counter (menyerang) dg foward movement 1 langkah kaki yang mundur tadi…
dg solo baston (single stick) gerakan yng dimulai dg #1 dg posisi tangan diatas bahu adalah ‘abierta’ yaitu posisi siap menyerang dg terbuka..
gerakan mundur disebut ‘ritirada’

variasi abecedario II
gerak #2 n #1 movement sama spt variasi I, yaitu memakai ‘ritirada’
ini kebalikan dari variasi I, posisi tangan kiri disamping badan adalah posisi ‘serada’ yaitu bertahan yng tertutup…

Catatan: Setiap style dalam FMA mempunyai System Numbering yang berbeda2 tetapi tetap mengacu pada pola dasar pemakaian sudut striking yang sama

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: